WELCOME TO STAIN PONTIANAK
merupakan satu-satunya perguruan Tinggi Islam Negeri di Kalimantan Barat, insyaAllah akan menjadi IAIN
GEDUNG UPT
juga disebut gedung teater dapat menampung 200-an digunakan dalam kegiatan seminar,pelatihan,workshop, dan lain-lain
GEDUNG JURUSAN TARBIYAH
Jurusan Tarbiyah memiliki dua program studi (prodi) yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
GEDUNG JURUSAN SYARIAH
Jurusan Syariah memiliki dua program studi (prodi) yaitu Muamalah dan Ekonomi Syariah
GEDUNG JURUSAN DAKWAH
Jurusan Tarbiyah memiliki dua program studi (prodi) yaitu Bimbingan Konseling (BK) dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI)
Senin, 30 Januari 2012
Minggu, 04 Desember 2011
MAHASISWA UNTAN MASUK ISLAM
Tempat: Masjid Nur salim Jalan Gusti Hamzah
Pukul: 19:39 wib
Tiap akhir pekan di masjid Nur Salim sering di adakan kajian keislaman yang sebagai pemateri ustadz Haikal. namun pada hari ini ada yang spesial buat para jamaah. Selepas ba'da isya Ustadz Haikal, menginfokan kepada jamaah bahwa akan ada salah satu hamba Allah akan mengucapkan kalimat syahadat. beberapa menit kemudian majulah seseorang dengan berpakaian kaos putih. prosesi pembacaan syahadat segera dimulai. terlebih dahulu ustadz haikal bertanya kepada yang bersangkutan. pertanyaan yang diajukan seputar motivasi nya masuk islam. usut punya usut ternyata orantua nya sudah dahulu masuk islam. uniknya lagi menurut dia orang tua nya tidak memaksakan untuk mengikuti kedua orang tuanya atau dengan kata orang tuanya memberikan pilihan kepada Anaknya. setelah tanya jawab selesai ustadz Haikal meminta dua orang untuk menjadi saksi adminitrasi yaitu pak warijo dan pak yusuf. selembar kertas berisi surat pernyataan untuk menjadi seorang Muslim sudah tersedia di depan. tak mau kehilangan momen penting ini, para jamaah yang membahwa HP kamera, langsung mengabadikan momen ini, termasuk saya.
Pembacaan Syahadat dimulai, diawali oleh Ustadz Haikal kemudian diikutinya. ia agak kesulitan, namun beberapa kali dibacakan akhirnya bisa. dan di tutup dengan menerjemahkan kalimat syahadat. Prosesi masuk Islam pun selesai, kemudian para jamaah menyalami beliau.ia bernama Albertus Afendi, ia berasal dari Putus Sibau, di Pontianak ia tinggal jalan di Imam Bonjol kuliah di UNTAN Fakultas Kehutanan semester 3. setelah menjadi Muslim namanya berganti menjadi Muhammad Ali Afendy.
mudah-mudahan hijrahnya beliau menjadikan pemicu kaum muslimin untuk menjalankan ajaran agama secara kaffah bahwa Islam itu agama yang diridhoi Allah.
untuk melihat videonya silahkan lihat di bawah ini:
sumber: http://www.zonamahasiswa.co.cc
tag: masjid nur salim, pontianak, masuk islam, jamaah, hijrah, ustadz, kajian keislaman
Pukul: 19:39 wib
Tiap akhir pekan di masjid Nur Salim sering di adakan kajian keislaman yang sebagai pemateri ustadz Haikal. namun pada hari ini ada yang spesial buat para jamaah. Selepas ba'da isya Ustadz Haikal, menginfokan kepada jamaah bahwa akan ada salah satu hamba Allah akan mengucapkan kalimat syahadat. beberapa menit kemudian majulah seseorang dengan berpakaian kaos putih. prosesi pembacaan syahadat segera dimulai. terlebih dahulu ustadz haikal bertanya kepada yang bersangkutan. pertanyaan yang diajukan seputar motivasi nya masuk islam. usut punya usut ternyata orantua nya sudah dahulu masuk islam. uniknya lagi menurut dia orang tua nya tidak memaksakan untuk mengikuti kedua orang tuanya atau dengan kata orang tuanya memberikan pilihan kepada Anaknya. setelah tanya jawab selesai ustadz Haikal meminta dua orang untuk menjadi saksi adminitrasi yaitu pak warijo dan pak yusuf. selembar kertas berisi surat pernyataan untuk menjadi seorang Muslim sudah tersedia di depan. tak mau kehilangan momen penting ini, para jamaah yang membahwa HP kamera, langsung mengabadikan momen ini, termasuk saya.
| Albertus Sedang mendatangani Surat pernyataan |
mudah-mudahan hijrahnya beliau menjadikan pemicu kaum muslimin untuk menjalankan ajaran agama secara kaffah bahwa Islam itu agama yang diridhoi Allah.
untuk melihat videonya silahkan lihat di bawah ini:
Prosesi Pembacaan Syahadat
salam-salaman dengan para jamaah masjid nur salim
sumber: http://www.zonamahasiswa.co.cc
tag: masjid nur salim, pontianak, masuk islam, jamaah, hijrah, ustadz, kajian keislaman
Selasa, 29 November 2011
Pacaran Tanda Lemahnya Karakter
Isu yang begitu disukai oleh para pelajar ataupun mahasiswa yaitu masalah cinta. “Cinta ini membunuhku” , “kekasih gelapku”, “mari bercinta”, begitu lah judul atau bunyi syair dari beberapa grup musik ternama di indonesia. Lagu tersebut cukup diminati bahkan dihafal oleh para remaja. Tak hanya lagu, bahkan di negeri ini yang menganut ideologi pancasila,kalah dengan ideologi sinetron yang mensosialisasikan adegan cinta-cintaan, saking banyaknya bahkan sangat digandrungi oleh para usia produktif dan tak kalah pentingnya langsung dipraktekkan.Pacaran menjadi lembaga resmi untuk kegiatan seksual di kalangan muda-mudi, bagi yang tak mengenalnya sama dengan kalau bahasa jawanya katro’. Beberapa kasus yang mirip terjadi disekeliling penulis adalah menikah dini akibat kebablasan dengan pasangannya. ini menunjukkan betapa godaan bagi para muda-mudi sangat begitu rawan akan penyimpangan moral. Berangkat dari fenomena yang terjadi itu pacaran lebih banyak dilakukan mengikuti tren gaul daripada suara hati.
Kenapa harus pacaran? Paling tidak ada 3 hal penulis paparkan yang faktor pacaran antara lain:
1. Mengikuti tren gaul
2. Gengsi / malu dengan teman
3. Dianggap tak laku
4. Iseng / coba-coba
Terakhir, solusi yang dapat penulis sampaikan adalah pentingnya pendidikan moral mulai dari lingkup kecil yaitu keluarga. Orangtua mestinya mampu memahami perkembangan psikologi seorang remaja. Ketika berada di rumah paling tidak orangtua memberikan keteladan sikap baik berperilaku, berucap, dan orangtua menjadi role model dalam ibadah. Begitu juga lembaga sekolah dapat sekiranya menanamkan nilai-nilai karakter dengan memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pelajar. Guru tidak hanya transfer of knowledge tapi transfer of value.
Tags: pacaran,remaja,mahasiswa,pendidikan karakter,pendidikan mora
Kenapa harus pacaran? Paling tidak ada 3 hal penulis paparkan yang faktor pacaran antara lain:
1. Mengikuti tren gaul
2. Gengsi / malu dengan teman
3. Dianggap tak laku
4. Iseng / coba-coba
Terakhir, solusi yang dapat penulis sampaikan adalah pentingnya pendidikan moral mulai dari lingkup kecil yaitu keluarga. Orangtua mestinya mampu memahami perkembangan psikologi seorang remaja. Ketika berada di rumah paling tidak orangtua memberikan keteladan sikap baik berperilaku, berucap, dan orangtua menjadi role model dalam ibadah. Begitu juga lembaga sekolah dapat sekiranya menanamkan nilai-nilai karakter dengan memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pelajar. Guru tidak hanya transfer of knowledge tapi transfer of value.
Tags: pacaran,remaja,mahasiswa,pendidikan karakter,pendidikan mora


